http://apbipabali.org/summer-school-program-bipa-cli-asu-2/

Peran Bahasa Indonesia Semakin Penting

    Summer School Program Critical Language Institute (CLI) buah kerja sama antara Arizona State University (ASU) dengan Universitas Ngurah Rai (UNR) Bali, memasuki tahun ke tiga. Minat mahasiswa asing dari Negeri ‘Paman Sam’ semakin meningkat untuk mempelajari bahasa dan budaya Indonesia. Hal ini menandakan peran bahasa Indonesia semakin penting di dunia internasional. Demikian dikatakan Prof. Peter Suwarno, Ph.D., selaku Resident Director CLI Bahasa Indonesia ASU di Kampus UNR, Denpasar, Rabu (20/6).
DENPASAR-Fajar Bali
    Bahasa Indonesia, menurut Peter merupakan bahasa yang kritis. “Kritis atau critical artinya lumayan penting,” sebutnya. Di Amerika Serikat sendiri, penutur bahasa Indonesia masih sangat minim, dibandingkan rasio penutur bahasa Indonesia di seluruh dunia. Sedangkan kebutuhan penutur bahasa Indonesia cukup banyak untuk berbagai kepentingan, misalnya riset (penelitian), intelejen, departemen luar negeri, media dan kepentingan lain.
    Peter mengaku sangat mendukung langkah pemerintah memberlakukan kembali peraturan yang menguatkan keberadaan bahasa Indonesia di negeri sendiri, yang mana orang asing yang bekerja di Indonesia dalam jangka waktu yang panjang (minimal satu tahun) wajib berinteraksi menggunakan bahasa Indonesia.
    Bahasa Indonesia, lanjut Peter, sangat memungkinkan menjadi bahasa internasional karena jumlah penuturnya sangat banyak. “Orang asing yang datang ke Indonesia malah melihat orang-orang kita banyak yang menguasai bahasa asing, sehingga orang asing menilai kurang perlu mempelajari bahasa Indonesia. Jadi sebagai pengajar, saya sangat mendukung peraturan pemerintah tersebut,” pungkasnya.
    Dalam kesempatan yang sama. Kepala Bidang Kerja Sama Internasional UNR Dr. (C). Nyoman Diah Utari Dewi, A.Par.,MAP., menuturkan, melalui summer school program CLI yang memasuki tahun ke tiga, membuktikan bahwa UNR mampu berbicara di dunia Internasional. “Kepala Pusat Bahasa Kami, Pak Nyoman Riasa sekarang di ASU Amerika Serikat mengajar selama dua bulan. Bulan Juli kembali bersama 8 mahasiswa asing,” tuturnya.
    Diah Utari mengaku akan terus membangun kerja sama dengan berbagai lembaga lain di seluruh penjuru dunia guna membangun iklim akademis yang baik di kampus. Secara tidak langsung, lanjut Diah, keberadaan mahasiswa asing di kampus UNR, akan merangsang minat mahasiswanya mempelajari bahasa asing, karena terjadi interaksi setiap hari, begitupun sebaliknya.
    Dihubungi melalui sambungan telepon, Nyoman Riasa yang masih berada di Amerika Serikat (USA) menjelaskan, Program BIPA CLI-ASU tahun ke tiga 2018, di Pusat bahasa Universitas Ngurah Rai sudah dimulai Senin, 18 Juni 2018 bersama Vlada Dementyeva Jurusan Matematika (University of Maryland) dan Anthony Vecchio Jurusan Fisika (Saint Vincent College), disusul delapan mahasiswa lain di bulan Juli.
    “CLI sudah berdiri sejak 1991 di bawah the Melikian Center, ASU. Tahun 2016 adalah untuk kali pertama bahasa Indonesia masuk Program CLI dengan 6 orang mahasiswa. Program CLI pertama di Indonesia akan dilaksanakan di Bali atas kerja sama dengan Universitas Ngurah Rai dan APBIPA Bali,” pungkas Riasa. W-009

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

View Desktop Site