Author Archives: webadmin

Web-KIPBIPA-Call-for-Papers-Eng-1PERMINTAAN ABSTRAK (Call for Papers) untuk KIPBIPA ke 9 di Denpasar-Bali: 30 September – 2 Oktober 2015 … Kepada pengajar, dosen, pengelola program BIPA serta pemerhati dan pencinta BIPA. … Panitia Pelaksana Konferensi Internasional Pengajaran BIPA (KIPBIPA) ke 9 dengan ini mengundang Bapak/Ibu/Saudara dan teman-teman semua untuk mengirimkan abstrak untuk dibentangkan pada Konferensi BIPA paling akbar di Indonesia. Pengiriman abstrak dan pendaftaran sebaga peserta dapat dilakukan melalui pos-el (e-mail) ke nriasa@apbipaindonesia.org tembusan ke nriasa@apbipabali.org. ATAU melalui daring (online) pada laman KIPBIPA – http://kipbipa9.apbipaindonesia.org.Panitia juga akan mengirimkan undangan secara khusus melalui email. Kepada para sahabat BIPA, mohon bantuan untuk menyebarluaskan informasi ini. … Salam BIPA Indonesia.
lokakarya-penyusunan-kurikulum-bipaPertanyaan tentang kurikulum nasional BIPA sudah menjadi terdengar sejak berlangsungnya KIPBIPA ke 2 di Padang pada tahun 1996. Selanjutnya, pada setiap forum BIPA di Indonesia hal ini senantiasa dipertanyakan dan jawabannya selalu sama – masih dalam proses alias tidak ada. Lokakarya kali ini tentu belum juga mampu menjawab secara tuntas pertanyaan di atas, tetapi forum ini telah merupakan langkah nyata yang sangat maju bagi Indonesia. Seluruh pegiat BIPA sangat berharap bahwa tidak lama lagi Indonesia akan memiliki dokumen yang akan dijadikan rujukan secara nasional bagi pengembangan BIPA. Untuk itu, diperlukan kesadaran untuk saling bekerja sama antarpemangku kepentingan BIPA di Indonesia. Sebagai pegiat BIPA, sejak awal perkenalan saya percaya bahwa BIPA akan menjadi sesuatu yang sangat strategis bagi Indonesia. Saya kini melihat konsistensi pada hampir semua pegiat BIPA. Saya masih bertemu dengan sahabat yang telah lama melibatkan diri mereka dalam BIPA dan kini saya melihat lebih banyak lagi wajah-wajah baru dan penuh dedikasi untuk menekuni profesi BIPA. Saya juga merasakan dengan sangat jelas tujuan mereka – semuanya untuk Indonesia dan Bahasa Indonesia. Saya senantiasa terharu melihat perjuangan mereka. Oleh karena itu, Indonesia harus bangga memiliki pejuang BIPA yang dengan cara mereka sendiri mengejawantahkan makna Sumpah Pemuda 1928 – janji suci pemuda Indonesia kala itu demi kesatuan dan persatuan Indonesia. Saya juga merasakan peran pemerintah yang semakin besar untuk mengambil langkah-langkah strategis dalam pengembangan BIPA di tanah air. Terima kasih kepada semua sahabat BIPA di manapun Anda berada
View Desktop Site